Berita

Dana Baksos Sudah Disalurkan Ke Lokasi Bencana Brebes

Administrator | Selasa, 13 Maret 2018 - 09:44:47 WIB | dibaca: 848 pembaca

WWW.PARIST.ID, BREBES – Sekitar Rp. 7 juta hasil penggalangan dana oleh Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) telah disalurkan kepada korban banjir Brebes, Minggu (11/3/2018) kemarin. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada relawan yang telah berjaga setelah bencana terjadi.


Muhammad Nidzom Muis, sebagai ketua panitia, mengatakan, ide penggalangan dana ini awalnya merupakan intruksi dari Wakil Ketua (WAKET III) STAIN Kudus bahwasannya di Brebes ada bencana alam, kemudian Ormawa segera mengadakan penggalangan dana untuk disalurkan ke korban bencana alam di Brebes.

“Kami langsung bergerak cepat, penggalangan dana ini dilakukan dua kali, yang pertama ke mahasiswa sendiri, dan yang kedua turun ke masyarakat,” ungkapnya.

Muis menambahkan, kehadiran mahasiswa STAIN Kudus ke Brebes adalah bentuk kepedulian dan empati mahasiswa STAIN Kudus terhadap Korban Bencana Alam di Kabupaten Brebes.

Senada dengan Muis, Yudhistira Pradipta, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAIN Kudus berharap bantuan ini bisa mengurangi beban penderitaan masyarakat Brebes yang terkena musibah. Selain itu, ia menambahkan semoga bencana yang melanda Kabupaten Brebes ini bisa segera teratasi dan bisa kembali ke kehidupan sehari-hari yang lebih baik.

Sementara itu, Sayyidin, relawan yang juga Dewan Pembina GP Anshor Kabupaten Brebes menyambut baik kehadiran mahasiswa STAIN Kudus. Ia berharap semoga kehadiran mahasiswa STAIN Kudus ada manfaatnya dan sekaligus merekatkan tali silaturrahim antara Mahasiswa STAIN Kudus dan masyarakat Kabupaten Brebes.

“Terima kasih atas kedatangan mahasiswa STAIN Kudus yang telah jauh-jauh menempuh perjalanan dari kudus ke Brebes. Semoga ada manfaatnya dan sekaligus menyambung tali silaturrahim kita (masyarakat Brebes) dengan STAIN Kudus. Silahkan kalau mungkin lewat sini bisa mampir ke posko,” imbuhnya.

Posko tempat penyaluran dana di Kecamatan Losari, lanjut Sayyidin, adalah posko yang dibentuk oleh Nahdlatul Ulama (NU) dan Banom-Banomnya. Alasan posko itu didirikan adalah karena banyaknya bantuan dari luar Brebes, untuk memudahkan orang lain yang tidak tahu wilayah bencana Kabupaten Brebes.

Ia menjelaskan, kalau tidak ada posko, orang-orang dari luar yang mengirimkan bantuan hanya sampai di pinggir-pinggir jalan saja, sementara yang di pelosok-pelosok tidak terjangkau. Dari posko itu, relawan siap siaga 24 jam kalau dibutuhkan.

Abdurrahman Kasdi,  Wakil Ketua (WAKET) III STAIN Kudus, menuturkan,  tujuanya adalah untuk mengenalkan STAIN Kudus dan Organisasi-organisasi Kemahasiswaannya, sekaligus sebagai bentuk empati kepada korban bencana alam di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

“Tujuannya jelas, kegiatan ini adalah untuk mengenalkan STAIN dan UKM-UKMnya, sekaligus sebagai bentuk empati kepada korban bencana,” bebernya. (Arif/FMH)