Berita

Gema Sholawat Akhiri Kegiatan KKN STAIN Kudus di Kecamatan Batangan Pati

TIPD STAIN Kudus | Selasa, 06 Juni 2017 - 09:17:01 WIB | dibaca: 567 pembaca

Gema Sholawat Akhiri Kegiatan KKN STAIN Kudus di Batangan-Pati

Gema sholawat yang dipimpin Habib Umar Farouq dari Jepara, menandai berakhirnya tugas KKN yang dijalankan mahasiswa STAIN Kudus di Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (5/6) malam tadi di Halaman Penggilingan Padi Desa Kedalon. Kurang lebih 40 hari sejak 28 April lalu, sebanyak 235 mahasiswa dilepas di Pendopo Kabupaten Pati untuk melaksanakan pengabdian di 18 desa di Kecamatan Batangan. Selama 40 hari itu mahasiswa KKN banyak berkegiatan baik bidang keagamaan maupun pengembangan aset yang ada di desa-desa.

Acara yang bertajuk `Batangan Bersholawat` ini sekaligus sebagai acara simbolik penarikan kembali mahasiswa KKN. `Sebanyak 235 mahasiswa kami terima kembali, utuh tidak kurang` terang Dr. M. Saekan Muchit,S.Ag., M.Pd. Wakil Ketua I Bidang Akademik STAIN Kudus. Ia kemudian menambahkan, tugas pengabdian sudah usai, saatnya mahasiswa kembali beraktifitas di kampus. Selain itu ia juga berpesan agar mahasiswa KKN selalu ingat kebaikan-kebaikan yang diberikan Kepala Desa utamanya dan masyarakat pada umumnya.

`Orang sukses adalah yang mau mengingat jasa baik orang lain, sekecil apa pun. Itu akan bisa menjaga tali silaturahmi mahasiswa STAIN Kudus dengan masyarakat di Kecamatan Batangan Pati,` imbuhnya. Sementara itu Camat Batangan, Supat, SP, MM., mengaku senang dengan adanya kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN STAIN Kudus ini. Terutama soal penggalian potensi yang ada di desa masing-masing. `Potensi-potensi ini harusnya dapat dijadikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dapat dikelola masyarakat melalui BUMDes. Nantinya bisa didanai dengan ADD,` harapnya.

Kegiatan expo yang dilakukan di lapangan Desa Kuniran pun terbilang sukses, terbukti dengan berbagai produk yang berhasil dikembangkan mahasiswa KKN lewat potensi yang ada di desa. Seperti halnya yang terjadi di Desa Sukoagung, di desa ini banyak tumbuh bunga teratai. Melalui tangan-tangan kreatif mahasiswa KKN, lalu muncullah aneka panganan dari biji bunga teratai. `Saya sendiri heran, ketika meninjau langsung kegiatan expo, ternyata biji bunga teratai saja bisa dijadikan olahan panganan,` imbuhnya.

Pada kesempatan itu, diserahkan pula piala dan penghargaan dari lomba-lomba yang diadakan mahasiswa KKN STAIN Kudus di Kecamatan Batangan Pati. (AUA)