Berita

Orasi Ilmiah Ir. H. M. Romahurmuziy di Wisuda STAIN Kudus 2017

TIPD STAIN Kudus | Selasa, 02 Mei 2017 - 13:25:46 WIB | dibaca: 327 pembaca

Orasi Ilmiah Ir. H. M. Romahurmuziy di Wisuda STAIN Kudus 2017

STAIN Kudus melaksanakan Wisuda Starata 1 yang ke XXII dan Starata 2 yang ke IV dengan tema `Mengembangkan Karakter Wirausaha bagi Lulusan PTKIN` pada Sabtu (29/4/2017) bertempat di GOR Kampus STAIN Kudus.
 
Dr. M. Saekan Muchith, S. Ag,. M. Pd, yang menjabat sebagai Wakil Ketua I STAIN Kudus sekaligus Ketua Panitia Kegiatan Wisuda menyatakan bahwa kampus STAIN Kudus menjadi Pelopor dalam Gerakan Islam Indonesia Damai (GESID). Menurutnya ini merupakan bentuk keresahan dan perhatian STAIN Kudus terhadap Wisudawan-Wisudawati atas keadaan Indonesia pada saat ini dan alumni STAIN Kudus menjadi Pelopor Gerakan Islam Indonesia Damai (GESID) dan harapannya Alumni STAIN kudus mampu menduduki sektor-sektor penting dalam pemerintahan mulai dari pusat sampai daerah-daerah.
 
Bupati Kudus, H. Musthofa yang hadir dan memberi sambutan menyatakan bahwa lulusan PTKI harus mampu masuk dan berperan dalam UMKM supaya nantinya mampu menciptakan lapangan pekerjaan, berwirausaha dan semua tidak monoton mencari pekerjaan atau hanya mengajar.
 
Menurutnya STAIN Kudus sudah pantas menjadi Universitas karena melihat secara kualitas lulusan STAIN Kudus tidak diragukan lagi. Dalam setiap acara yang dihadirkan bukan orang-orang biasa tetapi selalu mengundang tokoh-tokoh nasional seperti Menteri Agama RI H.Lukman Hakim Syaifuddin pada Wisuda Bulan Oktober tahun kemarin dan wisuda kali ini yang hadir yaitu anggota DPR RI Ir. H. Muchammad Romahurmuziy yang akrab dengan panggilan Gus Romi.
 
Anggota DPR RI, Ir. H. Muhammad Romahurmuziy, MT dalam orasi ilmiah menyampaikan bahwa lulusan PTKI jangan hanya pintar dalam berbicara tapi harus ada tindakan kongkrit dan tidak menambah angka pengangguran.
 
Selain itu Gus Romi, panggilan akrab Ir. H. Muhammad Romahurmuziy, MT yang juga cicit dari pendiri NU KH. Wahhab Hasbullah memberikan pernyataan bahwa lulusan PTKI juga harus berperan penting dalam sistem Ekonomi yang mana mampu mengurangi nilai pengangguran karena mampu menciptakan lapangan pekerjaan karena Islam dalam sektor Ekonomi masih lemah dan kalah dengan orang–orang kapitalis barat, maka dari itu lulusan PTKI mampu menjadi pelopor kesejahteraan ekonomi dengan berwirausaha. (BA)