Berita

STAIN Kudus : PELOPOR PENGAMAL PANCASILA

TIPD STAIN Kudus | Kamis, 01 Juni 2017 - 05:29:34 WIB | dibaca: 395 pembaca

Amanah Inspektur Upacara Hari lahir Pancasila di kampus STAIN Kudus

 STAIN Kudus: Pelopor Pengamal Pancasila

Oleh: M. Saekan Muchith

 

Assalamu’alaikum  wr  wb.

Yang Saya Hormati seluruh Pimpinan di STAIN Kudus.

Yang Saya hormati para Dosen dan karyawan STAIN Kudus

Yang Saya Hormati Ketua UKM dilingkungan STAIN Kudus

 

Hadirin hadirat peserta Upacara yang berbahagia.

Pertama tama marilah kita ucapkan rasa syukur kita kepada Allah swt yang atas limpahan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya kita semua civitas akademika STAIN Kudus bisa bertemu, bersilaturrahiim dalam peringatan hari lahir pancasila ke 72 tanggal 1 juni 2017 di lapangan kampus kita tercinta yaitu STAIN Kudus. Kampus yang Bermutu dan Bermanfaat.

Kedua, shalawat dan salam senantiasa kita haturkan kepangkuan baginda Rasulullah saw sebagai pelopor perubahan zaman dan peradaban dari zaman peradaban yang gelap gulita menuju peradaban yang modern atau terang benderang. Kita semua berharap semoga yang hadir upacara hari ini khususnya dan civitas akademiak STAIN Kudus pada umumnya selalu mendapat syafaatnya dari Rasululullah saw besok di hari kelak kemudian, amien yra.

Hadirin Peserta upacara yang berbahagia.

Peringatan hari lahir pancasila ke 72 kali ini bertepatan dengan pelaksanaan ibadah puasa ramadhan bagi umat Muslim. Bulan suci ramadhan adalah bulan yang penuh barokah, penuh nikmat dan bulan yang memberikan kesempatan kepada umat Islam untuk berbuat kebaikan bagi diri sendiri dan untuk orang lain. Semoga peringatan lahirnya pancasila ini mendapat keberkahan dari bulan suci ramadhan, amien ya rabbal ‘alamiin.

Tema peringatan hari lahir pancasila ke 72 tanggal 1 juni 2017 adalah “ Saya Indonesia, Saya Pancasila” . Tema ini mengandung makna bahwa setiap orang Indonesia harus memahami, mencintai dan mengamalkan pancasila kedalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila tidak cukup di ketahui dan dihayati tetapi harus diamalkan sebagi falsafah dan spirit kehidupan berbangsa dan bernegara. Civitas akademika STAIN Kudus adalah bagian dari bangsa Indonesia juga harus mengetahui, memahami dan mengamalkan Pancasila secara optimal.  Sebagai implemenatsi dari tema tersebut maka  sambutan kali ini saya beri judul STAIN KUDUS PELOPOR PENGAMAL PANCASILA. Artinya civitas akademiak STAIN Kudus sebagai insan akademik perguruan tinggi tidak hanya pandai menjeaskan suatu teori, tetapi harus juga mampu sebagai contoh atau uswah dalam hidup berbangsa dan bernegara yaitu contoh dalam pengamalan Pancasila sebagai dasara negara republik Indonesia.

Hadirin Peserta upacara yang berbahagia.

STAIN Kudus Pelopor Pengamal Pancasila menjadi sangat relevan dengan situasi berbangsa dan bernegara kita. Sekarang masih ada sekelompok orang walaupun kecil yang mempertentangkan antara ISLAM  dengan PANCASILA dengan cara melakukan gerakan anti pancasila atau bercita cita mendirikan negara Islam atau memberlakukan khilafah di bumi Indonesia dengan alasan sebagai orang Islam harus menegakkan syariat Islam. STAIN Kudus sebagai perguruan tinggi agama negeri  harus bisa meluruskan dan menjelaskan bahkan menyadarkan setiap orang yang memiliki pemikiran, anggapan perlunya mendirikan negara Islam atau negara khilafah di bumi Inddonesia berdasar pancasila. kenapa demikain? Karena bagi umat Islam Indonesia, PANCASILA  dan ISLAM ibarat dua sisi mata uang logam yang tidak mungkin dipisahkan dimana kedua sisi nya saling mengisi dan melengkapi.

Hadirin Peserta Upacara yang dimulyakan Allah swt.

Kita sebagai umat Islam Indonesia memiliki tugas dan tanggung jawab merawat, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia yang sudah di perjuangkan dengan susah payah para pendahulu kita semua. Indonesia dan pancasila tidak boleh dikotori atau dirusak oleh orang orang yang memiliki cara fikir sempit dalam berbangsa dan beragama. jika kita berwawasan sempit maka semuanya akan menjadi sulit, jika kita berfikir   salah maka semuanya akan menjadi masalah, Jika kita berfikir kolot, maka semuanya urusan menjadi repot. Jika kita berfikir ngawur, maka semua urusan akan amburadul. Dengan semangat dan komitmen STAIN KUDUS PELOPOR PENGAMAL PANCASILA sebagai pengejawantahan dari tema “ SAYA INDONESIA, SAYA PANCASILA maka kita semua harus bisa menjadi pelopor atau contoh dalam beragama Islam  dan pengamalan pancasila. Konsekuensinya kita sebagai umat Islam mayoritas harus mampu menjadi Umat Islam Indonesia, bukan menjadi umat Islam yang ada di Indonesia. Umat Islam Indonesia berarti umat Islam memiliki cara fikir, sikap dan perilaku yang sesuai dengan tradisi bangsa Indonesia. Jika kita menjadi umat Islam yang ada di Indonesia, berarti umat Islam yang hidupnya di Indonesia tetapi cara fikir, sikap dan perilaku tidak seperti tradisi orang Indonesia. Mungkin menggunakan cara fikir atau tradisi orang Arab Saudi, orang Mesir, orang Iran, dan negara lainya. Jika ada umat Islam  yang ngaku orang Indonesia tetapi masih mempertanyakan atau mempersoalkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia atau kelompok yang ingin mendirikan negara Islam atau khilafah di Indonesia, berarti mereka bukan orang Islam m Indonesia, tetapi orang Islam  yang ada di Indoensia. 

Hadirin Peserta Upacara yang berbahagia

 Demikian, amanah upacara kali ini, semoga di tengah tengah momentum peringtan hari lahir pancasila tanggal 1 juni 2017  yang bertepatan dengan datangnya bulan suci tamadhan 1438 H, kita semua dapat meningkatkan amal baik kita sehingga kita semua akan mendapat keberkahan bulan suci ramdhan sehingga bangsa Indonesia yang berdasarkan pancasila akan memberikan kesejahteraan dan kemakmuran untuk kita semua, amien ya robbal alamiin. Mari kita kembangkan, kita sosialisasikan dan kita amalkan atau kita deklarasikan mulai hari ini STAIN Kudus adalah kampus PELOPOR PENGAMAL PANCASILA.  Terima kasih atas perhatiannya, mohon maaf atas kekhilafan saya, Wassalamu’alaikum  wr  wb.

                                                                                       Kudus, 1 juni 2017.

                                                                                       Inspektur Upacara/Waket I

                                                                                      

Dr. M. Saekana Muchith, M.Pd