Berita

STAIN Kudus MoU dengan Bupati Kudus

TIPD STAIN Kudus | Sabtu, 08 Juli 2017 - 21:31:29 WIB | dibaca: 408 pembaca

 

Pada hari Kamis 6 Juli 2017, STAIN Kudus melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) antara STAIN Kudus dengan pemerintah kabupaten Kudus di ruang seminar gedung rektorat lantai 3 STAIN Kudus. Kerjasama dilakukan dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi).

sebelum dilakukan penandatanganan MoU, di awali dengan paparan grand desain kerjasama oleh wakil ketua I Dr. M. saekan Muchith, S.Ag, M.Pd. dalam paparan grand desain Dr. M. saekan Mengatakan bahwa Kerjasama ini dilakukan dengan alasan tiga hal : Pertama, Lembaga STAIN Kudus dan pemkab Kudus memiliki fungsi atau peran yang saling melengkapi (komplement), sehingga lembaga yang saling melengkapi akan makin efektif jika ada kerjasama. STAIN Kudus memiliki tugas pokok mendidik atau membimbing tenaga kerja yang terampil, sedangkan pemkab  Kudus memiliki tupoksi menggunakan lulusan STAIN Kudus. Oleh sebab itu kedua lembaga ini harus menjalin ekrjasama karena dilihat dari tupoksinya saling melengkapi. Kedua, Program studi (Prodi) yang ada di STAIN Kudus sudah bervariasi ada yang berbasis ilmu ilmu pokok keislaman seperti ushuludin, ada prodi yang berbasis ilmu ilmu ekonomi dan manajemen, ada prodi yang berbasis ilmu ilmu pendidikan umum seperti IPA, MTK, Biologi, bahasa Inggris. Ada juga prodi yang berbasis ilmu politik dan jurnalaistik. Dengan prodi yang bervariasi itulah maka sangat mungkin untuk dijalin kerjasama STAIN dengan pemkab Kudus. Ketiga, STAIN Kudus mulai tahun 2016 sudah harus menyusun SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijasah) yaitu keterangan yang dimiliki oleh mahasiwa tentang ketrampilan yang dimiliki dan bisa diungulkan oleh mahasiswa. MoU ini akan ditindak lanjuti dengan berbaagi pelatihan atau magang mahasiswa sehingga mereka setelah lulus memiliki setifikat ketrampilan yang dapat digunakan dilapangan pekerjaan.

Setelah penandatanganan MoU, Bupati memebrikan pesan bahwa  MoU ini tidak boleh hanya bersisfat seremonial, tetapi harus benar benar hidup dalam artian harus segera diikuti dengan program program pelatihan agar mahasiswa  benar benar memiliki ketrampilan handal yang bisa di pergunakan setelah lulus dari bangku kuliah. Oleh sebab itu saya minta kepada OPD setelah ini harus  ditindak lanjuti dengan Perjanjian kerjasaam (PKS) antar unit yang ada di STAIN Kudus dengan OPD yang ada di pemkab Kudus.

Selanjutnya  Bupati Kudus H. Musthofa mengatakan bahwa Stain Kudus ini kampus yang tidak bisa dianggap sembarangan, kampus  yang memiliki jumlah mahasiswa sekitar 11 ribu mahasiswa harus dikembangkan secara optimal agar lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan umat Islam di Indonesia. Kalau STAIN Kudus  sukses maka pemkab Kudus juga akan ikut sukses, jika STAIN Kudus tidak sukses, maka Bupatinya sangat malu.

Seperti biasa, setiap sambutan, untuk mengakhiri selalu diakhiri dengan pantun. dalam mengakhiri sambutan dalam forum penandatanganan MoU juga diakhirid enagn 3 bait pantun  yaitu :

 

Kopiah asli dan baju di dalam kardus

Kota santri semboyan Kudus

meriah sekali MoU dengan Pemkab Kudus

Setelah ini diskusi bareng Kang Mus

 

Kerang rebus dari Kota

Buah waloh diikat janur kelapa

Sekarang Kang Mus Bupati Kita

Insya Allah besok Gubernur Kita

 

Semarang Kudus, semarang Juwana

Lilin halus diikat rafia

Kang Mus orangnya Bijaksana

dengan STAIN Kudus tidak akan pernah lupa

 

Dalam forum tersebut, dihadiri dari rombongan Bupati Kudus lengkap, Asisten I , II dan Kepala Bappeda. sembilan  camat di kabupaten Kudus. Kepala Dinas tenaga karja, dan masih banyak dinas dinas terkait yang hadir.